Tampilkan postingan dengan label Travelling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Travelling. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Februari 2012

Dari Asakusa Ke Harajuku


Jumpa lagi ya teman-teman, setelah setengah hari di hari kedua berada di Jepang dengan mengelilingi Asakusa. Kini kita akan siap-siap menuju Harajuku, pusatnya anak muda dan remaja yang bergaya nyentrik disana.

Kita akan naik subway untuk sampai ke tempat yang diidamkan para otaku ini, tapi sebelum kesana saya sarankan kita bisa singgah sebentar di Tsukiji fish market. Ganti kereta di stasiun Kuramae dan turun di Tsukijishijo untuk mencapai pusat terbesar pasarnya ikan di Jepang.

Kalau beruntung mana tahu dapet melihat ikan super gede di Tsukiji dan kita juga dapat menikmati sushi di pasar ikan yang satu ini, lumayan banyak juga yang menjual sushi di pasar Tsukiji.

Setelah dari Tsukiji Fish Market, ganti kereta di Stasiun Aoyama-itchome, terus ganti lagi di Stasiun Omote-sando dan turun di Meiji-jingumae.


Kok kita ke Meiji..?

He..dari pada rugi gak lihat kuil Meiji, mending singgah sebentar sebelum nyampe di Harajuku. Tiketnya pun gratis pada jam 06.00-18.00.

Setelah dari Meiji shrine, kita ikuti jalur subway dari Meiji-jingumae ke Meiji shrine, terus lanjut ke Takeshita Dori. Nah di Takeshita dori ini lah fokusnya area Harajuku. 

Silahkan menikmati semua yang ada di Harajuku atau mengunjungi butik-butik disana. Membeli pakaian atau aksesoris tentu Harajuku termasuk tempat yang tepat.

Nikmati hari kedua ini sepuas-puasnya di Harajuku, sebelum pulang ke penginapan.

Oke..kita sambung di postingan berikutnya

Ja....

Jumat, 03 Februari 2012

Keliling Asakusa


 Setelah memesan kamar di Khaosan Tokyo Kabuki dan meletakkan semua barang bawaan yang dibawa ke Negeri Sakura ini, sempatkan dahulu untuk mencoba kasur yang ada di penginapan salah satu kota terbesar Jepang(Tokyo).

Dan iseng-iseng sebelum keluar jalan-jalan, sempatkan juga buat masuk ke Toilet. Walaupun gak ada niat buang air, tapi saya sarankan untuk tetap mampir sebentar ke Toiletnya. Ya..kapan lagi melihat kloset versi Jepang yang berbeda dengan kloset versi Indonesia.

Setelah semua selesai, saatnya keliling Asakusa dan sebagai awal setelah keluar dari penginapan dan jalan sebentar menuju jalan besarnya lalu teman-teman bisa naek Becak Jepang untuk keliling memanjakan mata di Asakusa. Dan tentu naek becak ala Jepang akan memberikan kesan tersendiri, naek dengan ditarik langsung oleh tenaga tukang becak ala naek gerobak versi Indonesia. Ckckc

30 menit saja cukup kayaknya, setelah itu saatnya mengunjungi tempat-tempat menarik yang ada di Asakusa/Tokyo ini. Diantaranya :

·         Kaminarimon ( Gerbang yang mnghubungkan jalan utama ke Sensoji temple)
·         Nakamise shoping street
·         Sensoji temple (Click here : untuk info selengkapnya)
·         Kappabashi kitchen town (Click here : untuk info selengkapnya)

Dan untuk makan siang teman-teman bisa makan di resto-resto Asakusa, banyak kok pilihan mau makan apa. Mungkin teman-teman bisa makan di resto Tempura tendon tenya, menu Tempura yang khas tentu akan mengeyangkan isi perut di sela-sela perjalanan menikmati Asakusa.

 Oke..cukup sekian postingan ini. Ni kayaknya memakan setengah hari di Hari kedua di perjalanan teman-teman ke Jepang, setengah harinya lagi akan saya bahas di postingan selanjutnya.

Jaa...

Selasa, 10 Januari 2012

Menuju Penginapan di Asakusa

Setelah terbangun dari tidur panjang di bandara Haneda, saatnya siap-siap buat travelling yang sebenarnya, Setelah pada hari pertama hanya dihabiskan dengan perjalanan nan jauh dan melelahkan.

Senyuman tentu akan tersirat di bibir, karena hari ini adalah hari pertama dimana travelling ke Jepang dimulai.

Sebagai tips, teman-teman bisa langsung pergi ke daerah penginapan di Asakusa untuk memesan kamar dan meletakkan barang bawaan yang berat. 

Teman-teman beli saja tiket kereta jalur Keikyu(jika ragu tanyakan petugas) kemudian pilih kereta yang menuju Stasiun Sengakuji. Dan pada saat turun di Sengakuji lanjutkan untuk mencari jalur menuju subway, kemudian naik subway dengan jurusan Oshiage. Soalnya dengan jurusan ini, subway tersebut akan melewati stasiun Asakusa.

Turunlah di Asakusa, setelah itu teman-teman cukup berjalan kurang dari 5 menit untuk sampe ke sebuah penginapan yang bernama Khaosan Tokyo Kabuki.

Sekiranya ini sedikit gambaran untuk sampai di Khaosan Tokyo Kabuki

·         Keluar dari kereta, cari jalan Exit A2b
·         Setelah sampai di jalan raya temukan gerbang Kaminarimon
·         Belok kiri, temukan travel agent JTB
·         Belok kanan
·         Belok kiri, sebelum sampe di resto sushi
·         Ta..da.. Khaosan Tokyo Kabuki pun tertampang di depan mata

Tips : Ambil peta gratis di stasiun, tepatnya diatas stasiun dan jangan ragu untuk bertanya pada petugas yang ada jika bingung

Sabtu, 24 Desember 2011

Dari Kampung Menuju Negeri Yang Jauh

Bulan dan tanggal udah dilingkari di kalender, Tiket dah di pesan, duit dah cukup saatnya travelling.
YEAH....

Siapin peralatan yang akan di bawa, mulai dari pakaian, peraltan mandi, kamera buat narsis-narsisan di Jepang nanti. Pokoknya disiapin dalam satu koper dah. Terus berangkat ke bandara untuk lets go.

Sealin menggunakan tiga pilihan maskapai pada postingan sebelumnya, teman-teman bisa juga menggunakan maskapai Air Asia, yang rutenya Jakarta-kuala lumpur-Tokyo. Kalau pake rute ini, sekitar 10 jam-an untuk nyampe di Bandara Haneda(Tokyo).

Sedikit tips, teman-teman bisa berangkat antara jam 1 sampe jam 3 sore. Biar nyampe disana setidaknya mau atau udah nyampe tengah malem. Terus kalau udah nyampe tepar aja di Bandara Haneda, gunakan aja tempat duduk disana sebagai kasur darurat sekalian nutuk penghematan. 

Jadi hari pertama dikhususkan saja untuk perjalanan, entar esok harinya baru dah keliling-keliling.
Setelah sampe dan sebelum tidur di kasur darurat, kita wajib ke bagian imigrasi dulu untuk pengecekan paspor dan visa. Tenang saja petugas Jepang super ramah, yang kumis tebel dan keliatannya garang pun masih bisa tersenyum menganggukkan kepalanya seraya berkata Hai(ya) untuk kita.

Setelah seleasi pengecekan, ada baiknya untuk ke toilet untuk mencuci kaki sebelum tidur(Jah..). Jangan malu mah tidur di bandara banyak kok yang juga tepar disana.

Jika ingin ngejar penginapan, mungkin bisa menggunakan taxi. Tapi tahu kan berapa biaya naik taxi di Jepang? Jika ngikut kereta terakhir sekitar jam 11an malam, jauh lebih murah tapi harus bisa mengatur waktu keberangkatan biar nyampe di Jepang gak lewat dari jam kereta terakhir tersebut.

Oke..Sampai jumpa pada Postingan selanjutnya

Kamis, 22 Desember 2011

Rekomendasi waktu yang tepat mengunjungi Jepang

Sebelum tiket pesawat di pesan, tentukan dahulu tentunya kapan teman-teman ingin pergi Ke Jepang. Jika bingung beberapa ini bisa di jadikan pilihan 

  • ·         Bulan Maret-April

Waktu yang tepat antara pertengahan Maret hingga pertengahan April. Pada antara bulan tersebut, musim di Jepang sedang berada di musim spring.
Kita bisa menikmati indahnya bunga sakura di penjuru Jepang. Kuil-kuil yang ada di Jepang pasti akan jauh berkesan dengan bunga sakura.
Cuaca di Jepang pada musim spring bisa dikatakan tidak panas dan juga tidak dingin bagi kita yang berdomisili warga tropis.
Jika yang pergi ama pacar, mantep tuh duduk-duduk di taman dengan di temani bunga sakura yang bermekaran.

  • ·         Juni-Agustus

Musim Summer, biasanya didominasi dengan pesta kembang api.

  • ·         September-November

Bulan ini adalah bulan dimana Saat-saat daun di pohon-pohon mulai berguguran.

  • ·         Desember-Februari

Yang pengen menikmati salju, bisa datang pada musim winter. Yang belum terbiasa siap-siap aja sakit, ckckckc.


Jangan lewatkan artikel sebelumnya : Barang unik di Daiso

Minggu, 18 Desember 2011

Pemilihan Maskapai

                Setelah uang terkumpul, paspor dan visa selesai dibuat saatnya untuk memilih maskapai penerbangan. Jika kita bisa memilih dengan tepat maskapai penerbangan yang lebih murah dan waktu tempuh ke Jepang gak relatif lama, tentu akan menghemat uang dan menghemat waktu kita.






·         Garuda Indonesia(http://garuda-indonesia.com)

Garuda Indonesia memiliki tiga rute menuju Jepang
1.   Jakarta-Tokyo
2.   Jakarta-Osaka
3.   Jakarta-Nagoya

Harga tiket sekitar US$700-US$800 (Rp.6.300.000-Rp.7.200.000)

·         Japan Airlines(http://www.id.jal.com/en/)

Rutenya yaitu darI Jakarta-Tokyo, harga tiket sekitar US$800-US$900 (Rp.7.200.000-9.000.000)

·         All Nippon Airways (http://ana.co.jp)

Harga tiketnya pun gak jauh berbeda dari maskapai-maskapai sebelumnya, sekitar US$700-US$800 (Rp.6.300.000-Rp.7.200.000).

          Tips : selalu ikuti situs web dari maskapai penerbangan, karena tak jarang maskapai tersebut mengadakan harga promo yang setidaknya dapet diskon. Ya..walaupun hanya sedikit, setidaknya kan dapat menghemat uang.

Please visit my label makanan


Jumat, 16 Desember 2011

Konsulat Jepang


      1.   Jakarta

Jalan M.H Thamrin No.24, Jakarta 10350
Telp (021) 3192-4308
Faks (021) 315-7156

      2.   Surabaya

Jalan Sumatera No.93, Surabaya
Telp (031) 503-0008
Faks (031) 503-0037








3.   Makassar

Jalan Jenderal Sudirman No.31, Makassar
Telp (0411) 871-030, 872-323
Faks (0411) 853-946

    4.   Denpasar

Jalan Raya Puputan No,170, Renon, Denpasar ( Bali )
Telp (0361) 227-628
Faks (0361) 265-066

    5.   Medan

Di Wisma BII, lantai 5.
Jalan Pangeran Diponegoro No.18, Medan (Sumut)
Telp (061) 457-5193
Faks (061) 457-4560


I thought you might be interested in this article:Tokyo Metroplitan Government

Kamis, 15 Desember 2011

Pengurusan VIsa

    Kita para traveller bisa mendapatkan paspor Republik Indonesia di kantor imigrasi sesuai domisili di KTP dan khusus yang tinggal di ibukota aka Jakarta bisa mengurus via online. Kita wajib memiliki paspor yang masih berlaku minimum enam bulan dan Visa Jepang yang di dapat dari kedutaan Jepang jika ingin melakukan kunjungan ke negeri sakura ini.
          Ini lah yang harus dipersiapkan untuk persyaratan permohonan Visa pada konsulat kedutaan Jepang :
1.   Paspor asli yang masih berlaku tentunya
2.   Formulir pengajuan Visa
3.   Pas foto 4,5cm x 4,5cm, tanpa latar alias putih dan bukan hasil editing
4.   Fotokopi KTP
5.   Jika masih status mahasiswa, serahkan juga fotokopi Kartu tanda mahasiswanya.
6.   Bukti pemesanan tiket pesawat beserta kode bookingnya.
7.   Jadwal perjalanan, cantumkan seluruh kegiatan mulai dari tanggal masuk sampai tanggal pulang ke tanah air.
8.   Akte lahir dan kartu keluarga.
9.   Jika perginya dengan biaya sendiri, sertakan fotokopi buku tabungan atau rekening koran selama tiga bulan terakhir.
10.                Bila dapet sponsor dari orang jepang, harus melampirkan fotokopi paspor dan identitas yang mensponsori kita.

Catatan :
·          Biaya Visa untuk single entry : Rp.320.000
·          Jam kerja konsulat Jepang Senin-Jumat untuk Visa jam 8.30-12.00
·          Jam kerja konsulat Jepang Senin-Jumat untuk Pengambilan paspor 13.30-15.00
                  
               

Pengurusan Paspor

          Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang dari suatu negara, dimana memuat identitas pemegangnya dan dapat digunakan untuk melakukan perjalanan antar negara.
Paspor biasanya diperlukan untuk perjalanan internasional karena harus ditunjukkan ketika memasuki perbatasan suatu negara, walaupun di negara tertentu ada beberapa perjanjian dimana warga suatu negara tertentu dapat memasuki negara lain dengan dokumen selain paspor. Paspor akan diberi cap atau disegel dengan visa yang dilakukan oleh petugas negara tempat kedatangan.
          Jika ingin ke Jepang, Paspor menjadi syarat yang tak boleh diindahkan. Paspor merupakan syarat utama untuk melakukan perjalanan ke jepang sama halnya dengan Visa.



Ini adalah persyaratan yang harus dilengkapi untuk pengajuan permohonan visa :

1.   Akte Kelahiran
2.   Ijazah SD dan Ijazah Terakhir
3.   KTP
4.   Kartu Keluarga
5.   Akte nikah (Jika sudah menikah)

Jika masih ada orang tua, disertakan juga

1.   Akte lahir orang tua
2.   KTP Ayah & Ibu
3.   Akte nikah orang tua
4.   Ijazah SD & terakhir orang tua.

Kamis, 24 November 2011

7 Hal Yang harus Dilakukan Selama di Jepang




Pada postingan sebelumnya, saya telah mengajak teman-teman semua untuk  berimpian menjelajahi negara Jepang, dimana yang harus kita ketahui Tidak akan terjadi apa-apa sebelum ada impian(Carl Sandburg).

Saya pun telah merincikan berapa sebenarnya uang yang harus kita punya untuk sampai kesana dan menyebutkan alasan mengapa kita wajib ke Jepang.

Kali ini pada postingan kelima ini saya akan menyuguhkan sedikit info yang dapatkan dari buku yang sama, karangan Senpai Claudia Kaunang. Apa saja yang HARUS kita lakukan saat berada di Jepang.

1.   Mengunjungi Tokyo, Osaka, dan Kyoto

Tiga kota ini pasti dirasa telah dapat mewakili negara Jepang secara keseluruhan. Tokyo sang kota metropolitan yang ramai dan super sibuk, Osaka pun tak jauh beda dengan Tokyo, sedangkan Kyoto bisa digambarkan setara dengan Paris dan New York dan tentunya HARUS kita kunjungi ketiga-tiganya.

2.   Melihat gunung Fuji

Dengan tinggi 3.776 meter dan sering digunakan sebagai simbol jepang, tentulah melihat gunungFuji merupakan hal yang bersejarah apalagi sampai menaikinya.

3.   Makan Sushi

Walaupun sederhana, hanya seperti gulungan nasi dengan potongan makanan laut diatasnya tapi cara pembuatannya tidak sesederhana penampilannya dan tentunya perlu persiapan membuatnya.
Walaupun di Indonesia, udah banyak resto Jepang dan yang jual Sushi cukup banyak tapi lebih terasa nikmatnya sushi jika menyantapnya langsung dari negerinya.

4.   Onsen dan Sento

Onsen aka pemandian air panas di Jepang lebih rapi dan indah, dengan kolam yang tak begitu besar yang dibuat dari batuan alam.
Onsen hanya identik dengan pemandian air panas, tidak untuk Sento. Sento aka pemandian umum biasanya memiliki beberapa jenis kolam, seperti kolam teh hijau, kolam air panas mineral, kolam super dingin sampai kolam yang dicampur dengan anggur.
Persamaannya antara keduanya, Onsen dan Sento tak dibenarkan memakai Baju renang, bikini dan celana dalam ALIAS telanjang.
Jadi onsen dan sento bukan tempat bagi si Pemalu, tapi tentunya laki-laki dan perempuan terpisah donk tempatnya.

5.   Mengunjungi salah satu Theme Park

Tokyo Disney Land, Disney Sea, Universal Studio Japan, Sanrio Puroland, Tokyo Joypolis atau Edo Wonderland bisa dijadikan pilihan.

6.   Naik Shinkansen

Shinkansen si kereta super cepat yang ada di Jepang alias si kereta peluru, pantas untuk kecepatannya yang mencapai 300 km perjam

7.   Berkunjung ke kastil, kuil, istana dan taman khas Jepang.
Begitulah caranya untuk mengenal budaya Jepang dari sisi tradisionalnya.