Tampilkan postingan dengan label Wajib dikunjungi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wajib dikunjungi. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Desember 2011

Gunung Fuji

Betapa indahnya gunung fuji saat melihat fotonya saja, apalagi jika bisa sampai dsana dan mendakinya dengan para-para turis mancanegara lainnya. WOOW..pasti menyenangkan.

Gunung fuji yang dikelilingi oleh 5 danau( kawaguchi, yamanaka, sai, motosu dan shoji)  adalah simbol bagi negara Jepang dan jika kita pergi ke Jepang ntar gak ngunjungin ni gunung, pasti sangat rugi. Jadi targetkan dari sekarang kalau kita wajib setidaknya melihat dengan mata kepala sendiri jika tidak memiliki kesempatan untuk mendakinya.

Banyangkan Sekitar 200.000 orang mendaki Gunung Fuji setiap tahunnya, 30% di antaranya orang asing. Tentulah kita ingin masuk dalam 30% diatas bukan?

Kalau teman-teman ingin mendaki ni gunung, alokasikan waktu keberangkatan teman-teman saat musim panas, sekitaran juli ampe agustus lah. Dan mendaki di musim dingin bukan hal yang saya anjurkan, mank mau mati kedinginan saat diatas puncak Fujiasan. Banyangin aja suhu musim dingin di puncak Gunung fuji mencapai 0 bahkan ampe minus malah. Mati kedinginan bener nih.

Naik gunung pada biasanya berkesan sepi dan senyap tapi kalau di Fujisan akan ada keramaian ala pasar, akan ada desak-desakan dan kita harus ngantri ama pendaki lainnya saat ingin mencapai puncak. 

Pendakian bisa memakan waktu dari 3 hingga 7 jam sementara penurunan gunung mencapai sekitar 2 hingga 5 jam. Pasti ajib kalau mengatur waktu pendakian agar dapet ngejar matahari terbenam diatas puncak.

CAPEK..

3 sampe 7 jam rasanya tak akan terasa capek, apalagi bebarengan dengan para wisatawan lainnya saat mendaki dan jangan takut kehausan saat mendaki Fujisan, karena ada jidouhanbaiki alias mesin penjual otomatis di  atas gunung. Tinggal bawa uang pas, pencet ! dapet dah pocari sweet.



Fujisan...TUNGGU SAYA
Jah..
(reader pada sweatdrop semua)


Selasa, 20 Desember 2011

Running Glico Man dan Kani Doraku Crab

Di postingan kali ini saya akan memberikan info tentang Running Glico Man dan Kani Doraku Crab, 2 tempat lagi yang harus kita kunjungi saat berada di jepang selain kastil dan kuil-kuil pada postingan sebelumnya.

  • ·         Running Glico Man

Pertama Saya melihat Running Glico Man itu dari serial Detective Conan The Movie ( lupa serinya), tentunya belum tahu apa-apa kalau itu Running Glico Man. Kemaren dalam Movie tersebut hanya sebagai background saat Genta-kun dkk sedang jalan-jalan.

Running Glico Man dengan papan iklan seorang laki-laki yang sedang berlari didepan tokonya merupakan perusahaan manisan terbesar di Jepang, Pocky merupakan salah satu produk dari Glico yang sangat mendunia.


  • ·         Kani Doraku Crab

Bedanya dengan Glico, Kani Doraku Crab memasang kepiting merah besar elektronik di depan tokonya. Kepiting ini degerakkan dengan mesin, jadi ya..kaki-kaki atau tangan-tangannya bisa bergerak dan matanya pun gak mau kalah ambil bagian, Mata ni kepiting bergerak seakan mengikuti langkah kita.
Restoran Kani Doraku Crab menyediakan snow crab (Kepiting salju) yang disebut-sebut paling uenakk..di Osaka dan tentunya harganya bisa nyampe ribuan Yen teman-teman.



Article You May Be Interested In Reading :Pemilihan maskapai





Minggu, 18 Desember 2011

Osaka Castle dan Shitennoji Temple

Setelah Sanjusangendo dan Kiyomizudera Temple ada beberapa tempat lagi di Osaka tepatnya yang wajib di kunjungi yaitu Osaka Castle dan Shitennoji Temple. Dengan mengunjungi salah satu saja kuil yang ada di Jepang, baik yang ada di Tokyo atau Osaka cukup memberikan gambaran kalau negara Jepang tidak hanya mementingkan sisi kemodernan, sisi kebudayaannya pun tetap dipegang utuh.

  • ·         Osaka Castle

Dengan arsitektur ala kekaisaran Jepang, bangunan berbentuk piramida, ornamen berlapiskan emas dan disinya mengalir perairan (Bahasa tanah air “parit”). Kastil ini memang tak berpenghuni kaisar lagi, yang fungsinya sekarang berubah menjadi sebuah museum.
Kastil ini terdiri dari delapan lantai, yang mana lantai 3 dan 4 tak diperkenankan untuk dipotret dan lantai 6 tertutup untuk umum. Yah..belum tahu kenapa lantai 3, 4 dan 6 menjadi berbeda dengan lantai lain. Tiket masuk sekitar ¥600 (Rp.64.800) dan waktu operasional mulai dari jam 09.00-17.00


  • ·         Shitennoji Temple

Shitennoji Temple merupakan kuil tertua yang ada di Jepang, kuil ini dibangun oleh Pangeran Shotoko. Shotoko adalah tokoh penting yang berperan dalam masuknya agama buddha di negara Jepang.
Shitennoji Temple bisa dinikmati dengan gratis kok! Tapi hanya melihat Shitennoji Temple dari luar aka kejauhan. Jika ingin melihat altar pemujaan serta melihat kuil lebih dekat dikenakan tiket seharga ¥300 (Rp.32.400)

I thought you may be interested in reading some of the bullet points contained in this post about onigiri and unagi

Jumat, 16 Desember 2011

Meiji Shrine, Sanjusangendo dan Kiyomizudera Temple


          Melihat dan masuk kedalam sebuah kuil pasti menyenangkan, selain Sensoji Temple ada 3 kuil yang setidaknya juga wajib dikunjungi yaitu Meiji Shrine (Tokyo), Sanjusangendo dan Kiyomizudera Temple (Osaka).

·         Meiji Shrine


Meiji Shrine adalah sebuah kuil pemujaan yang didekasikan untuk kaisar Meiji dan istrinya. Bagi yang punya permohonan khusus, tinggal sediakan saja secarik kertas dan tulis keinginan kita terus dikasi aja ama pendeta Buddha yang ada disana dan tak ada keharusan untuk menyelipkan uang demi permohonan kita.
Masalahnya, jika kita menulis dalam bahasa Indonesia kira-kira ngarti kagak tu para pendeta ???? Jadi kalau udah fasih bahasa Jepangnya, tak salah untuk menulis permohonan dan jangan sampai acara beginian melupakan kita ama sang Pencipta.

·         Sanjusangendo

Ni kuil, tempatnya berisikan 1001 patung Buddha seukuran manusia (entah bener kagak). Patung nih tersusun rapi, jadi jika kesenggol satu aja pasti berantakan semuanya Xixixixixi.
Didalam kuil Sanjusangendo gak dibenerin foto-foto sembarangan, soalnya ni tempat sakral banget. Masuk kuilnya aja harus pake sandal khusus, sepatu atau sandal yang dibawa diletakkin di rak yang telah disediakan. Kita para pengunjung diharapkan untuk menghormati umat-umat dan para pendeta yang sering berdoa di kuil ini.

·         Kiyomizudera Temple

Kiyomizudera Temple berada diatas bukit, jadi kita setidaknya sedikit menanjak untuk sampai ke kuil ini. Di Kiyomizudera Temple juga banyak yang menjual cendera mata, tapi yang jelas satu jam tak cukup untuk menikmati keindahan di kuil Kiyomizudera Temple.






Catatan :          
Tiket Meiji Shrine Gratis, waktu operasional: 06.00-18.00
Tiket Sanjusangendo ¥600 (Rp.64.800) Waktu operasional :08.00-17.00
Tiket Kiyomizudera Temple  ¥300 (Rp.32.400) waktu operasional : 06.00-18.00

Article You May Be Interested In Reading Kamar Remaja Jepang and  Pengurusan paspor

Kamis, 15 Desember 2011

Melihat Sampel Makanan Imitasi di Asakusa


          Teman-teman pasti sudah tahu apa maksud dari sampel makanan imitasi, ya..sebuah tiruan makanan 3 dimensi yang dibuat dari plastik dan sangat mirip dengan makanan aslinya. Makanan imitasi ini tak hanya tenar di Jepang saja, di resto Italia pun sudah menggunakannya bahkan indonesia pun menggunakannya sebagai media promosi.
          Bagi orang Jepang, memasang sampel makanan imitasi lebih baik dibanding hanya memasang brosur yang memuat daftar menu dan harga di depan tokonya. Dengan sampel makanan imitasi, pengunjung bisa tahu seperti apa bentuk dan tekstur makanan yang ingin dia makan. Dengan begini daya tarik dan minat pengunjung akan jauh lebih besar dibanding hanya memasang brosur di depan toko.  
Tepatnya di Kappabashi Kitchen Town tempatnya, tempat pusat produsen sampel makanan 3 dimensi. Disana banyak menjual komponen-komponen sampel makanan yang ada di resto Jepang. Bahkan Di kappabashi juga menjual cendera mata berupa gantungan kunci yang gantungannya berupa sampel masakan khas Jepang seperti Sushi, Sashimi, kepiting dan lain-lain.
Harga perbuahnya untuk gantungan kunci berkisar antara ¥450-¥700, Saya rasa lumayan untuk dijadikan oleh-oleh untuk dibawa ketanah air.
Melihat sampel makanan imitasi pastilah menjadi sebuah pengalaman yang unik dan tentunya mampu memanjakan mata kita. Happy Travelling pokoknya, jika dapet rezeki untuk mengelilingi Jepang.


Senin, 12 Desember 2011

Lake Kawaguchi


          Kawaguchi adalah salah satu danau yang mengelilingi Gunung Fuji, yang mana ada 4 danau lagi selain Kawaguchi yang juga mengelilingi Fujisan. Yaitu Danau Yamanaka  Danau Sai  Danau Shōji  Danau Motosu.

Jika pengen melihat Gunung Fuji, sebaiknya datang ke area Lake Kawaguchi. Sebab menurut sumber dan para turis disini merupkan posisi tepat untuk mendapatkan pemandangan indah dari Gunung Fuji. 

Odakyu Sightseeing Service Centre (West Side of Odakyu Shinjuku Stasion, Ground Floor), disitu Teman-teman kalau mau beli tiket bus menuju danau Kawaguchi, haraganya buat sekali jalan ¥1.700 (Rp.183.600) dan kalau pulang pergi ya jadi dua kali lipat dari itu dunk. Bus berangkat setiap satu jam dari terminal Bus Shinjuku yang tempatnya gak jauh dari tempat pembelian tiket tadi, Odakyu Sightseeing Service Centre.

Perjalanannya sekitar 1 jam 45 menit, sebelum di Kawaguchi bus akan berhenti pada 2 stasiun jadi jangan turun disana tunggu aja sampai pemberhentian terakhir yaitu stasiun Lake Kawaguchi.

Nah..setelah hampir 2 jam, setelah sampai di stasiun kira-kira butuh 2-2.5 jam buat sampe ke lokasi. Perjalanan 2 jam ini termasuk naik Kachi-kachi ropeway(kereta gantung) buat naik kepuncak gunung Tenjo untuk ngeliat Fujisan.

Kalau punya cukup waktu, mendaki Fujisan bisa dijadikan pilihan.  Sebaiknya memulai pendakian pada malam hari untuk mengejar matahari terbit saat berada di puncak, Pasti Keeereeennn.

Catatan : Tiket Kachi-kachi Ropeway ¥700(Rp.75.600) dan waktu operasional mulai dari jam 09.00-17.00 dan jika musim dingin 09.30-16.40

Sabtu, 10 Desember 2011

Tempat lain yang tak kalah mengasyikkan di Jepang


          Selain tempat-tempat yang gratis, banyak tempat lain yang patut dikunjungi jika berada di Jepang. Dan tentunya masih GRATIS ..TIS..TIS..
Diantaranya :
1.   Kabukicho

Daerah yang penuh dengan klub-klub malam, pachinko atau kasino Jepang, Love hotel, dan toko-toko yang menjual kostum sexy. Tempat ini aman kok, tapi tetap patut diwaspadai karena disini disinyalir ada hampir seribu bahkan lebih anggota Yakuza berada di area ini.



2.   Harajuku

Hm..gak usah dijelaskan pun, teman-teman pasti sudah tau area seperti apa Harajuku ini. Area yang dipenuhi dengan dengan toko-toko butik dan remaja-remaja Jepang yang bergaya nyentrik, dengan style yang mencolok dengan warna-warna terang.







3.   Akihabara

Disini merupakan area electronic town, sebagaian besar banyak yang  menjual peralatan elektronik di Akihabara. Tapi pada hari minggu sore, tak jarang kok ada para cosplayer mejeng di area ini.







4.   Shinjuku

Shinjuku merupakan pusatnya Tokyo, karena menurut survey sekurang-kurangnya ada dua juta orang yang melintasi area ini. Ya..kesibukannya macem-macem, mulai dari bekerja, sekolah atau hanya sekedar mencari hiburan di Shinjuku.

Kamis, 08 Desember 2011

Tsukiji Fish Market


          Jika ingin kesini, rutenya mulai dari Asakusa terus berganti kereta di Stasiun Kuramae kemudian turun dah di Tsukijishijo. Ni tempat merupakan pasar ikannya, seperti itulah ibarat kata orang indonesia. Bagaimana tidak dari kejauhan saja sudah tercium aroma ikan, beratusan meter malah. Ntar kita buktiin aja ya.., katanya turun di Stasiun Tsukijishijo aja udah tercium un.
“Kira-kira ikan tongkol ada gak ya...? humm....”
          Tsukiji Fish Market memang pasar ikan terbesar di dunia, bagaimana tidak disini katanya penuh dengan gudang-gudang besar tempat penyimpanan dan tentunya tempat penjualan berbagai jenis ikan, ya..tapi Saya gak tahu ya Ikan Patin atau Tongkol ada gak disana. Ntar kalau udah kesini cari tahu ya...
          Yang paling banyak tentulah ikan Tuna, kan orang Jepang termasuk orang-orang yang paling banyak mengkonsumsi ikan Tuna. Tapi bukannya digoreng biasanya, malah dimakan mentah atau hanya dibumbui saja, contohnua aja digunakan untuk sashimi atau sushi.
          Di Tsukiji Fish Market nih ada juga lho resto sushi yang adad di sampingnya, setidaknya ada sekitar 10 buah resto. Jika ingin makan sushi disini, kayaknya perlu waktu dua jam hanya untuk ngantri. Konon antrian di resto sushi di daerah TFM terkenal sangat panjang, jika punya banyak waktu mending ngantri di tempat yang paling panjang antriannya KARENA PASTI PALING ENAK.
          Sayangnya menu di resto di TFM gak pake bahasa inggris, tapi ada kok gambar dan harga untuk memudahkan kita, jadi wajib mah makan sushi  di TFM jika berkesempatan datang ke Jepang.